Diterjemahkan oleh Cecep Syamsul Hari
KAMPUNG SEMBILAN PUISI
Haizi
Sebuah malam di musim gugur Membawaku ke masa silam yang sunyi Bersimpuh di tanahku Ditemani riak sungai dan biji padi Sembilan puisi tua Seperti sembilan kampung Di musim rontok daun Membawaku pulang ke masa lalu yang abadi Dengan diam, bumi menjaga tanah kelahiran Mengundangku tinggal di kampung halaman Musim panen seperti kenangan airmata Dalam hatiku yang terluka
BADAI
Mo Fei
Pusaran badai dalam hatiku, sulit kulawan, Sama muskilnya dengan menahan hijau rumput Tumbuh runcing di musim semi. Ketika maut Menggiring penyair ke sudut sepi, ia terus bernyanyi Tubuh liar sunyiku bergetar Selalu siap membakar. Mustahil kau hentikan Kesedihan yang datang dari kepedihan Begitulah takdir membawaku berjalan Tak mungkin lari dari cahaya matahari Tak mungkin mengubah batu jadi pupur pipi Seperti permukaan salju memantulkan kerlip bintang Begitulah aku mencintaimu
JENDELA SALJU
Yan Jiafa
Lukisan pegunungan yang jauh Lukisan salju di pegunungan yang jauh Kurasakan hawa dingin yang sepi Di telunjuk dan ibu jari Di jendela serpih salju membeku Di luar jendela bentang salju pucat sekali Jendela membingkai mataku yang jauh Ke arah puncak gunung salju yang angkuh Jalan desa menghilang Jejak nafas di kaca jendela Bersatu dengan kabut Sentuhan hangat dalam dingin yang menyiksa Dari jendela salju seorang lelaki memandang jauh
AKU BERBISIK KEPADAMU

Zhang Qinghe
Aku berbisik kepadamu Dengan seluruh hatiku Bila masih samar kau dengar Ke kupingmu bibirku kudekatkan Rahasia ini untukmu seorang: Dunia sudah terlampau riuh Sebab itu bisikan Lebih ampuh dari teriakan
Sumber terjemahan: Chinese Literature 2, Beijing: 1996. Terjemahan Bahasa Indonesia kelima puisi di atas sebelumnya pernah dipublikasikan pada tahun 2002 di sebuah surat kabar yang terbit di Bandung. (csh)
Haizi lahir di Provinsi Ahui. Lulus dari Jurusan Hukum Universitas Beijing pada tahun 1979, di usia 15 tahun. Menulis puisi sejak masa mahasiswa. Setelah menjadi sarjana, ia mengajar di Jurusan Hukum dan Politik Univeristas Cina. Ia bunuh diri pada bulan Maret 1989 (penyebabnya tidak pernah jelas hingga saat ini). Puisi-puisinya dipublikasikan setelah ia meninggal.
Mo Fei lahir di Beijing pada tahun 1960. Setelah menyelesaikan studinya di Universitas Beijing, ia bekerja sebagai penulis sejarah.
Zhang Qinghe lahir di Provinsi Shandong pada tahun 1949. Bekerja sebagai editor Chinese Building Material News.
Yan Jiafa lahir di Provinsi Sichuan. Bekerja sebagai redaktur majalah Stars.