Lewati ke isi utama

Khanafi

Khanafi

Jendela


aku ingin
seperti jendela terbuka
tak peduli, seperti pada angin
yang datang & yang pergi

Segalanya Tak Bermakna


Ilustrasi Hampa - Puisi Khanafi
mungkin kau bosan
kau ingin orang lain
yang dapat mengerti
kerumitanmu

tapi hanya langit
yang tak menutup matanya
untukmu, bahkan jika kau
tutup matamu tuk kali terakhir

saat tidur, kau tahu
segalanya tak bermakna

Mengapa Aku Peduli


Ilustrasi Hening - Puisi Khanafi
di jalan kota ini
aku ingin berjalan
bersama diriku sendiri
tanpa ketenaran
atau keindahan yang dipamerkan

aku berada dan hanya diriku sendiri
tanpa sebuah lapangan seni
tanpa rencana-rencana & acara
tanpa seremonial atau diskusi

hanya dengan pikiranku sendiri
aku hidup menghidupi hidup
dengan & dalam buku-buku
yang asyik kubaca dengan suntuk

& aku bertahan di sebuah ruang terberi
begitu panjang tak cukup menemukan puisi
& tak masuk daftar kenalan siapa pun
& tak pernah benar-benar dikenal siapa pun

keributan di luar kepala
hingar bingar festival
tak membuatku kehilangan
atau merasa begitu kesepian

& mengapa aku harus peduli?
maukah kau berhenti berjalan
& berkata padaku,
kita tak sedang berada di sini

selamanya kita akan ja(t)uh
selalu menjauh, semakin ja(t)uh
dari orang-orang kota
dari bumi yang tak ditumbuhi puisi
Potret Khanafi
Khanafi, lahir di Banyumas, Jawa Tengah. Tulisan-tulisannya tersiar di media daring dan cetak, seperti Tempo, Detik.com, Beritabaru.co, dll. Sehari-harinya bekerja sebagai editor lepas, penerjemah, perancang sampul buku, serta penjual buku-buku lawas dan baru. Sekarang tinggal bersama keluarga di Yogyakarta. Saat ini tengah menyelesaikan novelet pertamanya dan sedang mengulik satu buku terjemahan. Sesekali ia melukis untuk kebutuhan pameran pada suatu hari mendatang. Buku kumpulan puisi berjudul Akar Hening di Kota Kering (2021) mengalami revisi total, buku kumpulan puisi keduanya segera terbit. Penulis bisa dihubungi melalui surel: afisaja043@gmail.com.
Back To Top
Theme Mode