Lewati ke isi utama

Yuris Julian

Yuris Julian

Film Laga: Sebuah Sekte Perias Jenazah


Malam itu siaran televisi
penuh serdadu-serdadu
yang belum selesai,
belum bisa,
memperhitungkan arti 2,4
ratusan nyawa.
Inikah ketentraman?
pembunuhan yang berselimutkan
sarung cap tikus
dan orang-orang kalah
bicara tentang revolusi
di balik letusan
para pemabuk masa depan.
Bulan sering turun
sebelum langit berganti
sebelum dinding buta
menciptakan bayang-bayang
yang cermat dan hati-hati
tanpa pandang bulu
Dalam keadaan darurat
keberanian adalah jalan setapak
yang sebenarnya dahsyat
tapi tersisih dan terkotak

2023

Para Kafilah dalam Serial Animasi


Berhentilah
menjadi seorang Valkyrie
ketika kursi kerajaan
yang berlumpur itu
membuat umat manusia
tenggelam dan masuk
ke dimensi lain
Bermula dari buzzer
mengadaptasi sebuah dongeng
yang dilampirkan
di kolom-kolom komentar:
Facebook, Instagram, Twitter,
Tiktok dan YouTube.
Demi menegakkan nilai-nilai luhur
sesekali berceritalah
tentang seorang bocah lapar
agar dunia bisa bertindak adil
di masa depan
Mengingat perampok rempah-rempah
telah disumpahi nenek moyang
dan dikutuk menjadi semangkuk cemas
di altar kayu
Kembali ke era ini
hal yang paling mustahil dilakukan
adalah menghapus percintaan
dari romantisme sejarah
yang menolak jadi hantu

2023
karas9-potret-yuris-julian
Yuris Julian, lahir di Sukabumi, Jawa Barat. Ia menulis puisi yang disiarkan di beberapa media cetak dan elektronik serta termaktub dalam sejumlah buku antologi bersama. Kini, bekerja dan menetap di Jakarta.
Back To Top
Theme Mode