Sebuah Penginapan Sederhana Bernama Hotel Pengilon
Karya Arswendo AtmowilotoDiterjemahkan dari bahasa Jawa oleh Keliek S.W. “Ini sih bukan hotel,” aku terpaksa menggerutu dalam hati, ketika memilih kamar di lantai dua. […]
Karya Arswendo AtmowilotoDiterjemahkan dari bahasa Jawa oleh Keliek S.W. “Ini sih bukan hotel,” aku terpaksa menggerutu dalam hati, ketika memilih kamar di lantai dua. […]
Menara Teratai Tempat ternyaman dan nyam-nyam adalah yang mampu menumpas air mata seraya menghanyutkan ketakutann di akhir pekan di penghujung bulan Kupunguti kata-kata serampangan […]
Cermin-Cermin Kertas menjelang kasih sayang dibacakan dari ombak, tempat semesta cinta ada duka yang belum usai apakah puisi harus berkemas diri di urat nadi […]
Mortui setelah kematian tiba apa yang kita temui? akankah kita masih bisa memeluk cinta-cinta kita atau hilang dekap hangat yang menembus dinding-dinding dada ini […]
Hikayat Rokat Tase’ Setiap bulan keenam atau ketujuh kami setia menggelar ritual warisan sesepuh sebagai bentuk rasa syukur karena telah diberkati hidup dengan debur […]
Film Laga: Sebuah Sekte Perias Jenazah Malam itu siaran televisi penuh serdadu-serdadu yang belum selesai, belum bisa, memperhitungkan arti 2,4 ratusan nyawa. Inikah ketentraman? […]
Merawat Tanah Kita terlalu sopan menghadap hidup yang urakan bukankah kota-kota dilahirkan untuk membiaskan kebiasaan? Bagaimana mengucapkan kata ‘tenang’ saat ruh dan tubuh saling […]
Mesin Waktu di Kepalaku Waktu telah menandai jejaknya dalam senyap Kala pintu dan bingkai jendela kayu lapuk digerus musim Pada besi berkarat yang menjamah […]
Di Puncak Sajak 1) Bila aku terjunkan jiwaku ke dasar lembah bersama nyanyi waktu yang memutar kematian bukanlah akhir cerita di puncak sajak kata-kata […]
Menemukan Anak-Anak di Puisi Taufiq Ismail Dunia yang terisi banyak hal menggembirakan bagi anak ternyata juga berisi perang, kejahatan, dan ketimpangan yang kejam. Dunia […]